Blitar Kota - Covid-19 yang tengah mewabah di beberapa daerah berdampak terhadap bergai sektor, termasuk turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di Kota Blitar, perununan itu terlihat pada capaian PAD retribusi parkir.
Priyo Suhartono, Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar saat dikonfirmasi di Kantor Walikota Blitar, Kamis 23 April 2020 mengatakan dampak pandemi Corona atau Covid-19 sangat dirasakan juru parkir. Mengingat Pemerintah Kota telah memberlakukan kebijakan penutupan tempat hiburan dan tempat wisata, sehingga mengakibatkan turunnya mobilitas masyarakat di Kota Blitar. Sampai dengan awal April 2020, capaian PAD retribusi parkir masih mencapai 30%. Padahal tahun-tahun sebelumnya, capaian triwulan pertama melebihi angka tersebut.
Priyo mengaku tidak mempermasalah kondisi tersebut, karena saat ini seluruh pihak tengah focus menangani pandemic Covid-19. Pemungutan retribusi parkir akan dioptimalkan kembali jika wabah Covid-19 usai, dan kondisi kembali stabil.
“Saat ini kita fokus pandemic Covid-19 biar selesai dulu, Kasian juru parkir kalau terlalu dibebani juga,” tegas Priyo
Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Blitar dari sektor retribusi parkir naik Rp 30 juta tahun ini. Jika sebelumnya Rp 1,7 miliar, kini naik menjadi Rp 1,73 miliar. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023