Kota Blitar - Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memastikan menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar tetap bergizi seimbang, meski alokasi bahan baku hanya sebesar Rp. 10 ribu per porsi. Bahkan, menu khusus juga disiapkan bagi siswa yang memiliki alergi makanan tertentu.
Anggota SPPG Kecamatan Sananwetan, Ahmad Habibi menjelaskan setiap paket makan MBG memiliki anggaran total Rp. 15 ribu. Rinciannya, Rp. 10 ribu untuk bahan baku, Rp. 3 ribu untuk biaya operasional, dan Rp. 2 ribu untuk sewa dapur. Dengan anggaran itu, SPPG akan menyesuaikan kebutuhan protein, seperti telur, tahu, tempe atau ayam.
“Menu lauk proteinnya kami sesuaikan setiap hari, bisa telur, tahu, tempe, atau ayam. Dengan anggaran sepuluh ribu rupiah, tetap bisa menghadirkan makanan lengkap dengan nasi, sayuran, lauk berprotein, buah, dan minuman,” ungkapnya.
Habibi menambahkan, program MBG juga menyiapkan menu alternatif bagi siswa yang tidak bisa mengonsumsi makanan tertentu. Sehingga seluruh penerima manfaat mendapatkan asupan gizi seimbang tanpa membahayakan kesehatan mereka.
“Kami selalu koordinasikan dengan sekolah. Misalnya kemarin di SMP 4 ada sekitar 40 siswa yang memiliki alergi, entah telur, udang, maupun susu. Untuk siswa tersebut tentu menunya kami sesuaikan khusus,” ujarnya.
Dengan upaya ini, pemerintah berharap program MBG bisa meningkatkan kualitas gizi pelajar di Kota Blitar sehingga konsentrasi belajar tetap terjaga dan mampu mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting. (Pang)