Kota Blitar - Sepanjang tahun 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar telah menangani sebanyak 90 kejadian bencana. Meskipun Kota Blitar secara geografis tergolong aman dari bencana besar seperti banjir bandang atau tsunami, cuaca ekstrem, hujan deras, dan angin kencang tetap menjadi tantangan utama.
Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli mengatakan 90 bencana yang berhasil ditangani BPBD ini meliputi pohon tumbang, talud ambrol, dan genangan air yang terjadi saat hujan deras.
Penanganan dilakukan melalui pendekatan tiga tahap, yaitu pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Saat tahap pra bencana, relawan BPBD melakukan upaya sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kemudian saat bencana terjadi, BPBD bertindak cepat untuk melakukan evakuasi dan penanganan dampak bencana.
Pihaknya menjelaskan salah satu potensi bencana yang menjadi perhatian adalah pohon tumbang jenis palem. Sebab jenis pohon itu rawan tumbang saat musim penghujan. Disamping itu, Agus menegaskan BPBD juga siap membantu daerah lain yang mengalami bencana jika diperlukan tambahan relawan, sebagai bentuk solidaritas antar daerah.
“Data kami mencatat sekitar 90 penanganan bencana, seperti pohon tumbang, talut ambrol, dan genangan air di beberapa titik. Semua ini dapat teratasi dengan baik berkat koordinasi dan kesiapsiagaan tim BPBD,” jelas Agus.
Dengan langkah-langkah tersebut, BPBD optimistis dapat menjaga Kota Blitar tetap aman dan tanggap terhadap potensi bencana di masa mendatang. (Att)