admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Blitar Mantapkan Langkah Jadi Kota Literasi, Wali Kota Kukuhkan Bunda Literasi Dorong Gerakan Gemar Membaca

Admin Kota 29 Oct 2025 337x
Blitar Mantapkan Langkah Jadi Kota Literasi, Wali Kota Kukuhkan Bunda Literasi Dorong Gerakan Gemar Membaca

Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya literasi masyarakat. Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan pengukuhan Bunda Literasi Kota Blitar, sekaligus penyerahan hadiah lomba bercerita tingkat SD/MI se-Kota Blitar, yang digelar di Aula Prada Wisesa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusip) Kota Blitar, Selasa (28/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin secara resmi mengukuhkan Khariza Rizki Umami sebagai Bunda Literasi Kota Blitar. 

Menurut Mas Ibbin, pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran masyarakat, terutama kaum perempuan, dalam menumbuhkan minat baca dan membangun budaya literasi. Diakui Mas Ibbin, membangun budaya literasi di era teknologi bukan hal mudah. Sebab masyarakat, khususnya generasi muda, lebih banyak mengakses informasi melalui gawai. 

“Dengan membaca, pintu ilmu pengetahuan terbuka lebar, sementara kurangnya membaca dapat menjerumuskan pada informasi yang salah,” ujar Wali Kota Blitar.

Sementara itu, Bunda Literasi Kota Blitar, Khariza Rizki Umami berkomitmen menjalankan peran Bunda Literasi sebagai penggerak utama kampanye gemar membaca di Kota Blitar. Sebagai seorang pendidik, Khariza menilai literasi merupakan pintu menuju kemajuan pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia unggul.

“Dengan dukungan semua pihak, kita galakkan gerakan gemar membaca agar lahir SDM unggul dan berdaya saing menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinperpusip Kota Blitar, Yudha Budiono menjelaskan lomba bercerita yang digelar dinas setempat, bertepatan dengan peringatan Bulan Bahasa Nasional. Tujuannya untuk mengasah kemampuan membaca, memahami isi bacaan, serta melatih keberanian dalam menyampaikan kembali isi cerita yang telah mereka baca.

“Lomba bercerita ini menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku. Dari membaca dan berlatih bercerita, anak-anak dapat mengembangkan kreativitas, pemahaman, dan keberanian mereka dalam menyampaikan informasi sesuai literasi yang dimiliki,” terang Yudha.

Untuk diketahui, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan hadiah pada lima penampil terbaik dari total 52 peserta lomba bercerita tingkat SD/MI se-Kota Blitar. Pemerintah Kota Blitar berharap semangat literasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat. (Pang)