Kota Blitar - Dari tahun ke tahun Kota Blitar terus memperkecil angka pengangguran di daerah. Seperti yang berhasil dilakukan tahun 2023 lalu, angka pengangguran turun menjadi 5,39%. Hal tersebut disampaikan Kabid Ketenagakerjaan, Dinkop UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Dwi Andri Susiono (20/02/2024).
Dwi mengatakan angka pengangguran Kota Blitar turun. Sebelumnya pengangguran di Kota Blitar sebesar 6,61% di tahun 2022 kini turun menjadi 5,39% di tahun 2023. Turunnya jumlah pengangguran ini merupakan dampak dari sejumlah investor yang membuka lapangan pekerjaan di Kota Blitar. Salah satunya pabrik rokok milik PT. Gudang Garam dan PT. Sampoerna yang membuka peluang kerja hingga 3.000-an orang lebih. Bahkan dua perusahaan itu juga merekrut pekerja dengan ijazah pendidikan minimal SD dan SMP sebagai tenaga produksi atau tenaga pelinting.
Disamping itu, Dwi mengaku tetap mengoptimalkan program pelatihan keterampilan untuk meningkatkan skill yang dimiliki masyarakat. Utamanya mereka yang berada di usia kerja. Pelatihan keterampilan yang diberikan bermacam -macam, mulai dari potong rambut, pijat bayi, barista, MUA maupun las.
"Angka pengangguran di tahun 2023 mengalami penurunan dibanding dengan 2022. 2022 lalu 6,61% dan 2023 5,39%," kata Dwi.
Dwi optimis dengan berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah, tahun ini jumlah pengangguran di Kota Blitar bisa diturunkan lagi. (Fan)