admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Ambil Langkah Tegas, Kepala Sekolah Hingga Orang Tua Diminta Jadi Garda Terdepan Cegah Siswa Terpengaruh Seruan Negatif

Admin Kota 02 Sep 2025 450x
Ambil Langkah Tegas, Kepala Sekolah Hingga Orang Tua Diminta Jadi Garda Terdepan Cegah Siswa Terpengaruh Seruan Negatif

Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar mengambil langkah tegas untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi anarkis yang belakangan marak terjadi di sejumlah daerah. Hal itu ditegaskan Walikota Blitar dalam rapat pengarahan seluruh kepala sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kota Blitar di Ruang Sasana Praja, Kantor Walikota Blitar (1/9/2025). Agenda tersebut juga dihadiri perwakilan Polres Blitar Kota dan Kodim 0808 sebagai bentuk sinergi menjaga kondusifitas daerah.

Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin, menegaskan adanya indikasi mobilisasi pelajar dalam aksi provokatif. Karena itu, pihaknya meminta sekolah meningkatkan pengawasan dan edukasi, baik kepada siswa maupun orang tua.

“Perlu adanya antisipasi oleh kepala sekolah untuk memberikan edukasi kepada orangtua agar para siswa tidak terlibat dalam kegiatan yang bersifat provokasi. Baik sekolah, orangtua kami minta lebih ketat mengontrol siswa agar tetap fokus pada pembelajaran dan tidak ikut aktivitas negatif sepulang sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin memastikan arahan Walikota segera ditindaklanjuti di tiap sekolah melalui edukasi kepada siswa maupun orangtua. Pihaknya juga menegaskan, apabila ada pelajar yang terbukti terlibat, maka pihak sekolah akan mengikuti kebijakan hukum yang berlaku, sembari tetap memberikan pendampingan edukatif dan psikologis.

"Edukasi yang digencarkan sesuai arahan Mas Wali tak hanya kepada siswa, namun juga kepada para orangtua yang kami harap bisa melakukan kontroling agar mengingatkan anak langsung pulang seusai sekolah, tidak berkeliaran di luar rumah, utamanya pada sore dan malam hari,” ujarnya.

Sebelumnya Polres Blitar Kota telah mengamankan sebanyak 143 orang yang hendak melakukan kerusuhan. Yang mana sebagian diantaranya masih berstatus pelajar atau bawah umur.  Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua, Pemkot Blitar optimis pelajar dapat terlindungi dari seruan negatif, sehingga kondusifitas pendidikan di Kota Blitar tetap terjaga. (Pang)