11 Februari 2019

Laba Bruto BPR Artha Praja Pemkot Blitar Meningkat

Subandi Kabag Perekonomian dan kesra

BPR Artha Praja merupakan BUMD milik Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Pengelolaannya dibawah pengawasan dari Jasa Keuangan (OJK). Sehingga pelaksanaan kegiatan dan program Direksi BPR Artha Praja dipastikan sudah sesuai dengan ketentuan perbankan di Indonesia. 

Subandi, Kepala Bagian Perekonomian dan Kesra Setda Kota Blitar mengaku terus berupaya untuk peningkatan kinerja BPR, agar mendapatkan kepercayaan bagi masyarakat. Mampu bersaing dengan BPR dan Bank lain memberikan bantuan permodalan bagi usaha kecil dan menengah. Selain itu juga berinovasi dengan program baru. Tahun ini melayani program pembiayaan Umroh dan Haji.

“Berbagai program baru ditelorkan, agar semakin dilirik para nasabah termasuk para ASN “, kata Subandi.

Menurut Subandi, laba bruto BPR Artha Praja tahun 2017 sekitar Rp 750 juta, meningkat pada tahun 2018 menjadi Rp 809 juta. Bahkan jika mengacu pada perbandingan asset dengan laba, keberadaan BPR Artha Praja berada diurutan pertama, jika dibandingkan dengan Bank Lain se-Eks Karesidenan Kediri.

“Alhamdulilah, ada peningkatan dari tahun ke tahun. Ini sebagai bukti keseriusan jajaran Direksi BPR Artha Praja. Untuk memotivasi kinerja mereka kita juga berikan kenaikan target laba tiap tahun.Adapun 50 persen laba masuk menjadi PAD ”, tambah Subandi.

Dua tahun  kedepan target laba yang harus dicapai BPR Artha Praja sekitar Rp 1 M. (ram) 



Dibaca : 17