07 November 2018

Dibanding Wilayah Lain di Indonesia, Kota Blitar Jadi Daerah Paling Aktif Kembangkan Sanitasi

Herlyn Krisnawati, Kabid Ekonomi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda

Buktinya, Kota Blitar saat ini punya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dan Instalasi Pengolahan Limbah Padat (IPLP) terbaik di Jawa Timur.

Ir Herlyn Krisnawati, Kepala Bidang Ekonomi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Blitar mengatakan, keseriusan Kota Blitar mengembangkan sanitasi juga dibuktikan dengan penghargaan Kategori Kota Terbaik Keaktifan Anggota , mengalahkan 487 Kota-Kabupaten anggota Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI). Kota Blitar melalui DLH, juga fokus optimalkan pembangunan sanitasi, diantaranya pembangunan sistem penyediaan air minum, penanganan kawasan permukiman kumuh, sanitasi dan persampahan, serta terus lakukan perkuatan sanitasi berbasis masyarakat.

AKKOPSI mengakui Kota Blitar jadi inspirasi atau solusi bagi daerah lain, agar aktif, untuk meningkatkan pembangunan sanitasi, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah masing-masing. Diantaranya terkait pelaksanaan Program Sanitasi di sekolah-sekolah, pengurangan penggunaan kantong plastik, Open Defecation Free (ODF) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta Akses Sanitasi yang Layak.
“Sudah jelas ya, kita menjadi yang teraktif dan terbaik di usaha tingkatkan kualitas hidup dan sanitasi,” jelas Herlyn.

Penghargaan Kategori Kota Terbaik Keaktifan Anggota diterima Wikandrio SH, plh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Blitar, saat acara City Sanitation Summit (CSS) XVIII Tahun 2018, Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), Kamis (25/10) di Jambi.(Yud)



Dibaca : 42