12 September 2018

BPKAD dorong Koordinator PBB-P2 untuk penuhi target Rp11 M

Plh Sekretaris Daerah Kota Blitar Suharsono didampingi Kepala BPKAD Widodo SJ saat memimpin rakor monitoring dan evaluasi PBB P-2

16 hari jelang jatuh tempo pembayaran PBB-P2, tanggal 28 September 2018, BPKAD Kota Blitar terus mendorong agar pihak terkait dapat mengatur strategi. Untuk memenuhi target yang telah ditetapkan sebesar 11 miliar rupiah. Salah satu upaya dilakukan melalui rapat evaluasi dan koordinasi di Ruang Sasana Praja-Kantor Walikota Blitar, 12 September 2018. Agenda ini dipimpin Suharsono-Plh. Sekretaris Daerah Kota Blitar. Didampingi Widodo Saptono Johannes-Kepala Badan Pendapatan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, serta perwakilan dari Bank Jatim Kota Blitar. 

Widodo menjelaskan, sampai 10 September 2018, jumlah realisasi pembayaran PBB sebesar 7,6 miliar rupiah, atau 63% dari target yang ditetapkan. Sehingga, untuk mencapai sisa target dibutuhkan kerja keras seluruh pihak, mengingat waktu jatuh tempo semakin dekat. Widodo menyebut, selama pemungutan PBB P2, memang ada beberapa kendala yang dialami Petugas Juru Pungut (PJP). Meliputi pengajuan keberatan yang saat ini masih dalam proses  penyelesaian. Dan kendala teknis dari rekanan atau Bank Jatim. Dengan begitu pihaknya berharap agar petugas lapangan, terus menjalin koordinasi yang baik dengan BPKAD.

"Kita upayakan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, supaya target ini tercapai seperti tahun sebelumnya," kata Widodo.

Sementara Suharsono, Plh. Sekretaris Daerah Kota Blitar menegaskan, rapat evaluasi ini penting dilakukan untuk mengatur strategi, sehingga target PBB-P2 di Kota Blitar dapat terpenuhi. Namun demikian, Suharsono yakin target 11 miliar rupiah dapat dicapai sampai batas waktu pembayaran. Pihaknya menghimbau, agar masyarakat dapat memenuhi tanggung jawabnya dalam pembayaran PBB-P2, karena secara tidak langsung juga akan mendukung pembangunan daerah.
"Kita telah sepakati bersama hari ini, bahwa pamong blok dan petugas juru pungut itu melakukan indentifikasi ke lapangan. Untuk mengetahui kenapa masyarakat tidak bayar sampai sekarang," jelas Suharsono.

Sekedar informasi Sobat, pembayaran PBB-P2 nantinya akan menyumbang PAD Kota Blitar sebesar 25,87%.(Kir)



Dibaca : 64