09 April 2018

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Walikota Blitar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Blitar
menggelar rapat paripurna dengan agenda 
penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban  (LKPJ) Walikota
Tahun Anggaran 2017. Rapat paripurna yang berlangsung Senin, 09 (04/18) dipimpin  wakil ketua DPRD, Drs. Slamet. Hadir dalam rapat paripurna itu, ketua
dan Anggota DPRD kota Blitar, walikota dan wakil walikota, Sekretaris Daerah
dan para anggota Forpimda kota Blitar. Serta para undangan, seperti para epala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah dan kepala sekolah.




Dalam kesempatan itu Muhammad Samanhudi Anwar,
SH, walikota Blitar menyampaikan laporannya. Diantaranya, sepanjang tahun 2017,
semua urusan, program dan capaian yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan
masyarakat sesuai tema pemantapan ekonomi kreatif dalam mensejahterakan
masyarakat bias berjalan dengan benar. Meski perlu adanya penyempurnaan
penyempurnaan. Baik itu urusan wajib, pilihan maupun penunjang yang lain. Hal
ini bisa dilakukan dengan baik berkat dukungan dari berbagai pihak. Selain
pimpinan dan anggota DPRD dan Forpimda juga jajaran birokrasi pemerintah kota
Blitar serta dukungan partisipasi masyarakat.




‘’ Trimakasih atas dukungan dari DPRD,
Forpimda dan para ASN sehingga semua berjalan dengan baik. Juga masyarakat,
karena tanpa dukungan dari masyarakat belum tentu program program bisa berjalan
dengan baik,’’ kata Samanhudi.



Hal senada juga disampaikan Drs H Santoso,
M.Pd, wakil walikota Blitar. Santoso menyampaikan rasa syukur karena semua
program, baik kegiatan wajib dan tugas tambahan bisa dijalankan dengan baik. Dokumen
hasil pekerjaan telah disampaikan dalam rapat paripurna DPRD yang nantinya akan
dilanjutkan dengan pembahasan pembahasan dari LKPJ yang telah disampaikan, dan
menunggu catatan strategis dari DPRD.




‘’ Dokumen telah disampaikan ke DPRD, ini
nanti akan dilanjutkan dengan bahasan bahasan dan ada catatan catatan strategis
yang bisa dijadikan evaluasi,’’ kata Santoso.



Santoso menambahkan, pelaksanaan pembangunan
ekonomi kreatif yang dilakukan memang mengedepankan kreatifitas OPD sehingga
masyarakat bisa menikmati hasil kerja di OPD. Jika nanti ada catatan catatan
strategis akan dilaksankaan sebagai evaluasi program di tahun mendatang. 



Dibaca : 109