05 Januari 2018

Rangkaian Bersih Desa Kelurahan Tlumpu Diisi Kegiatan Keagamaan Dan Selamatan

Selamatan dan doa dimakam leluhur awali besih desa kelurahan Tllumpu.

BLITAR - Rangkaian kegiatan bersih desa kelurahan Tlumpu kecamatan Sukorejo kota Blitar telah dimulai sejak pertengahan bulan Desember 2017. Diisi dengan kerja bakti massal dan pemasangan umbul-umbul diwilayah masing-masing RW. Bersih desa dilaksanakan setiap tahun dengan mengambil waktu bulan Jawa Ba’da Mulud, hari Jum’at Kliwon. Sedangkan untuk acara inti berupa doa bersama dilaksanakan setiap jelang Jum’at Kliwon. Untuk tahun ini dilaksanakan pada hari Kamis Wage hingga malam Jum’at Kliwon (04/01)
Mohammad Hasir, Lurah Tlumpu Kecamatan Sukorejo Kota Blitar pada Kamis (04/01), menyebutkan bahwa serangkaian acara inti, berupa acara keagamaan dan selamatan. Dimulai dengan kirim do’a ke leluhur yang dilaksanakan di Pesarehan Ki Ageng Cokro Semedi, mulai pukul 06.00 WIB dan Semaan Al Qur’an yang dimulai pukul 05.00 Wib hingga selesai. Dimalam harinya, dilaksanakan do’a bersama berupa tahlil akbar umat muslim di area Balai RW 2 jalan Klampis. Sedangkan kegiatan lain yang dilaksanakan dihari yang sama, berupa Baritan di Balai Kelurahan Tlumpu yang dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB dan malam harinya juga ada do’a bersama umat non muslim.
Hasir menambahkan, serangkaian acara itu yang sudah diputuskan melalui surat keputusan yang ditanda tanganinya. Rangkaian kegiatan ini merupakan acara acara inti yang selalu dilakukan setiap tahun. Sehingga tidak bisa di tinggalkan. Yang arahnya untuk mendoakan leluhur dan doa demi keselamatan serta keberhasilan warga yang ada sekarang ini.
Hal senada juga disampaikan Jatmiko Ketua Panitia Bersih Desa Kelurahan Tlumpu Kecamatan Sukorejo Kota Blitar tahun 2018. Menurutnya, rangkaian kegiatan ini mendapat respon masyarakat yang cukup tinggi. Setelah diberi pamahaman, masyarakat sadar bahwa acara doa-doa bersih desa ini untuk kebaikan bersama, mereka merespon dengan ikut serta. Seperti dalam do’a bersama di Makam Leluhur, partisipasi masing-masing RT dan RW cukup bagus dengan membawa tumpeng, yang jumlahnya mencapai sekitar 40 tumpeng.(der)



Dibaca : 35