14 November 2017

Pemkot Lakukan Evaluasi Pengarus Utamaan Hak Anak

BLITAR - Jika saat ini Kota Blitar dinyatakan sebagai Kota Layak Anak (KLA) tingkat nasional, dengan prestasi tingkat pratama. Pemerintah Kota Blitar berupaya untuk dapat meningkatkan prestasi menjadi tingkat madya atau diatasnya. Diantara langkah yang dilakukan, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3A P2 dan KB) Kota Blitar menyelenggarakan evaluasi-evaluasi Pengarus Utamaan Hak Anak (PUHA) melalui Warkshop Kota Layak Anak tahun 2017. Kegiatan yang dibuka Walikota Blitar ini, berlangsung di Sasana Praja Pemerintah Kota Blitar, Senin (13/11) diikuti sekitar 100 peserta. 
Didik Hartoyo, S.Sos. Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Blitar pada Senin (13/11), dikonfirmasi seusai kegiatan mengatakan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk bisa meningkatkan prestasi Kota Layak Anak yang telah dicapai Kota Blitar. Jika sampai saat ini masih ditingkat pratama, nantinya bisa meraih yang lebih tinggi, Madya/Nindya/Utama bahkan kalau bisa benar-benar ke Kota Layak Anak.
Evaluasi Pengarus Utamaan Hak Anak melalui Workshop Kota Layak Anak tahun 2017 yang diikuti sekitar seratus orang ini, dari perwakilan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang diharapkan diantara programnya mengarah pada  pembangunan Kota Layak Anak. Selain itu juga dari unsur elemen masyarakat yang lain, seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPMK), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta dari dunia usaha. Diharapkan mereka juga memberi dukungan dan ada komitmen dalam  pembangunan Kota Layak Anak. Sementara itu sebagai narasumber, Parminto, S.Sos., M.Si dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Blitar dengan materi evaluasi KLA dan Nanang A Chanan evaluator nasional KLA yang menyampaikan materi tentang penyusunan rencana aksi menuju Kota Blitar KLA Madya.(der)



Dibaca : 19