08 Maret 2010

Refreshing Bagi Satgas GSI

Berdasarkan data yang ada di Dinas Kesehatan daerah Kota Blitar, selama kurun waktu 2009 lalu telah diketahui angka kematian ibu (AKI) sebanyak 1 kasus dan angka kematian bayi (AKB) mencapai 26 kasus. Agar angka AKI dan AKB di Kota Blitar tahun 2010 menjadi nol, mulai awal Maret ini BAPEMAS Kota Blitar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan menggelar refreshing bagi satgas Gerakan Sayang Ibu (GSI) di tingkat kelurahan, kecamatan dan kota di tiga balai kecamatan se Kota Blitar pada tanggal 2 hingga 4 maret 2010.



Rina Agustiati, MT, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3A dan KB) BAPEMAS Kota Blitar saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan refreshing di Kecamatan Sananwetan menjelaskan, dengan adanya refreshing ini diharapkan para satgas GSI kembali fokus dengan tugas-tugas mereka terhadap keberadaan ibu hamil (bumil), ibu melahirkan (buhir) dan bayinya.



Lebih lanjut Rina menambahkan, di masing-masing satgas GSI baik ditingkat kelurahan hingga tingkat kota memiliki peran yang sama dalam masyarakat. Mereka secara sukarela, rutin melakukan pendataan, tentang jumlah bumil, buhir sekaligus masuk kategori resiko rendah, resiko sedang atau resiko tinggi. ”Selain itu harus melaporkan untuk waktu perkiraan melahirkan, nama bidan, ambulans desa, pendonor darah, tanggal melahirkan, jenis kelainan jika ada serta kondisi bayi yang dilahirkan,” imbuhnya.



Sekedar untuk diketahui oleh para pembaca, kelembagaan GSI berdiri sesuai dengan peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI No 02 tahun 2007 tentang pedoman umum pelaksanaan revitalisasi GSI dalam rangka percepatan penurunan AKI, karena hamil, melahirkan dan nifas serta AKB di daerah. GSI bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM utamanya mempercepat penurunan kematian ibu dan bayi.(ram)