05 Juli 2012
Menanggapi hal itu, Drs. Santoso, M.Pd, kepala Dinas Pendidikan daerah kota Blitar mengaku tidak pernah menangguhkan proses daftar ulang. Kondisi saat ini terjadi akibat adanya pro dan kontra masyarakat terhadap rencana pembangunan Autis Center. Untuk itu dihadapan ratusan pendemo, Santoso membuat dan menandatangani surat pernyataan bermaterai yang isinya menyatakan bahwa siswa yang berasal dari kelurahan Tanggung akan diterima sebagai siswa di sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk didalamnya siswa Blitar Raya tanpa diskriminasi.
Dari kantor Dinas Pendidikan daerah kota Blitar, massa melanjutkan aksi damai dengan berjalan kaki menuju kantor DPRD kota Blitar. Mereka ditemui seluruh anggota komisi 1. H. Zubaidi, ketua komisi 1 DPRD kota Blitar saat dikonfirmasi menjelaskan, sebenarnya pihaknya sudah memanggil kepala Dinas Pendidikan beserta beberapa kepala sekolah terkait. Setelah mendengar desas-desus adanya perlakuan diskriminatif pada siswa dari kelurahan Tanggung.
Dari dua keterangan itulah, pihaknya bisa mengambil sikap yakni mengacu pada aturan yang ada bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang adil. Kepada massa, pihaknya mengaku akan memanggil walikota untuk mengklarifikasi permasalahan pada hari sabtu (7/7) mendatang karena saat ini walikota masih diluar kota.
Setelah menyampaikan aspirasi kepada para wakil rakyat, massa melanjutkan demo ke halaman kantor walikota Blitar. Mereka ditemui wakil walikota Blitar bersama sekretaris daerah kota Blitar. (ram)
08 Nov 2012
Sarasehan Kesenian - Pekan Budaya Blitar
| 2 | 8 | 3 | 0 | ||||||
| 25 Mei 2013 | ||