03 Desember 2012

Pajak Air dan Tanah Di Kota Blitar Mulai Berlaku Bulan Ini

Puluhan wajib pajak yang terdiri dari pengusaha, baik perhotelan, pabrik es, cucian mobil, rumah sakit, dan lainnya mengikuti sosialisasi pemberlakukan pajak air dan tanah, di ruang sasana praja Pemerintah Kota Blitar, kamis (29/11).

Ir. Made Suka Wardika, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Blitar menjelaskan, pajak air dan tanah bagi wajib pajak di Kota Blitar segera diimplementasikan per 1 Desember 2012. Sebagai acuan pemberlakuan pajak itu adalah Peraturan Daerah (Perda) No 41 tahun 2012 tentang pajak air dan tanah.

Menurut Made, target Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak ini sebesar Rp 4 juta. Jumlah itu diprediksi mampu tercapai, mengingat puluhan wajib pajak menyambut baik pemberlakuan pajak bagi usahanya. Hitungan pajak disesuaikan dengan volume air yang digunakan. Perbulannya sebesar sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 500 ribu karena pemasangan meter air baru dilakukan tahun depan, sehingga saat ini hitungan pajak bagi masing-masing wajib pajak masih dihitung.

Lebih lanjut Made berharap, pasca pemberlakukan pajak air dan tanah ini, masyarakat tidak akan melakukan pemborosan air atau mau lebih efisien dalam penggunaan air.

Made menambahkan, untuk tahun 2013 mendatang, selain pembuatan sumur-sumur bor, akan dilakukan berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkan sumber air tersebut. (ram)

Close