x

Anggaran Dana Lanjutan Ekskavasi Candi Gedog Sebesar 131 Juta Rupiah

Blitar Kota - Realisasi ekskavasi menunggu penetapan APBD dari Pemprov Jatim dan DPA disahkan BPKAD Kota Blitar. Realisasi ekskavasi ini dianggarkan  131 Juta Rupiah.

Tri Iman Prasetyono, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar mengatakan, sejak awal pihaknya mengusulkan anggaran 200 Juta Rupiah, tetapi disetujui 131 Juta Rupiah. Jika semua sudah ditetapkan, diprediksi proses ekskavasi Candi Gedog bisa dimulai Pebruari 2020. Anggaran 131 Juta Rupiah itu digunakan untuk survey mandiri dan pembebasan lahan terbatas di lokasi ekskavasi, dengan menyewa lahan milik warga yang terdampak  termasuk mengganti tanaman milik warga yang rusak akibat kegiatan ekskavasi awal.

Pemkot Blitar juga akan merelokasi 8 makam di dalam areal situs joko pangon, karena tim arkeolog BPCB Jatim memperkirakan bagian utama candi berada di bawah pohon beringin tepat di bagian tengah situs itu. Saat ini,pihaknya masih berkoordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan untuk mencari ahli waris 8 makam itu.

“Kita sudah siapkan pendanaannya, sekarang ini kita masih terus berkomunikasi dengan Kelurahan, semoga Pebruari bisa dimulai,”Jelas Iman saat ditemui di kantornya, Kamis (14/11/2019) siang

Sebelumnya diberitakan, Jumat 11 Oktober 2019, Tim BPCB Jatim selesai melakukan ekskavasi awal di situs Candi Gedog Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan. Saat itu ditemukan struktur pondasi yang diduga tembok pembatas yang mengelilingi bangunan utama Candi Gedog.( Yud )

Share icon
Dibaca : 8 kali